Category Archives: tumbuh kembang

“Ayah!! Beli Mesin Pesawat!”

Alfis sedang bermain pesawat mainannya

Begitu kata Alfis di suatu pagi yang cerahnya bisa mengeringkan cucian bunda hanya dalam waktu dua jam. Kebetulan saat itu ayah Alfis mau berangkat ke kantor. Dan Alfis pun meminta,”Ayah! Beli mesin pesawat!”

Rupanya setelah ditanya bunda, Alfis mau betulin mesin pesawatnya yang rusak. Hei..hei.. apakah Alfis sudah punya pesawat dengan mesin di dalamnya? Tidak. Alfis punya dua mainan pesawat. Dan pastinya keduanya tak ada mesinnya. Mainan biasa yang terbuat dari plastik dan sedikit besi.

Alfis merasa, dia perlu membetulkan mesin pesawatnya yang rusak. Sebab pesawat itu akan digunakannya untuk pergi ke rumah sepupunya yang baru lahir di Bintan. Subhanallaah… segitu lengkapnya cerita khayalannya.

Tidak berhenti disitu, saat Alfis telpon ayahnya di sore hari, dia mengingatkan ayahnya untuk beli mesin pesawat. Ckckckck… anak ini hidup dalam khayalannya atau dia memang hanya berkhayal??

Sering Alfis berdialog sendiri saat bermain mobil-mobilan, pesawat-pesawatan, pensil, krayon, atau gulungan kertas. Cerita balapan, atau betulin mobil di bengkel, dan tidak tahu lagi dialog-dialog macam apa yang dia buat sendiri.

Teringat Alfis yang cukup sering bermain peran dan berkhayal, bunda jadi menggaris bawahi (dan memberi warna merah) beberapa ciri-ciri anak otak kanan yang ada pada Alfis. Artikel tentang anak otak kanan ini ada di websitenya Ayah Edy. Si Ayah yang berkecimpung dalam dunia multiple Inteligence. Berikut cirinya,

1. Sulit mengikuti pelajaran disekolah.
2. Terlambat bicara dibandingkan anak seusianya
3. Pada awal-awal sering lebih kuat tangan kiri (kidal)
4. Jika berbicara tidak runtut dan sistematis dan sulit dipahami maksudnya.
5. Persaannya sangat sensitif/peka
6. Sulit mengungkapkan keinginannya dalam bentuk kata/kalimat atau sulit menyusun kalimat untuk mengungkapkan perasaannya.
7. Cepat hafal tempat/lokasi, tanda-tanda dan rute perjalanan kesatu tempat yang pernah dikunjungi meskipun hanya sekali.
8. Sering bicara tidak nyambung dengan pertanyaan.
9. Kadang suka berkhayal dan bicara sendiri menceritakan fantasinya
10. Kadang bercerita ke satu tempat yang sebenarnya belum pernah di kunjunginya seolah-olah seperti nyata.
11. Konsentrasi rendah pada pekerjaan yang kurang disukainya/diminta oleh gurunya tapi sangat tinggi pada hal-hal yang menarik perhatiannya.
12. Sering membuat cara baru dalam menyelesaikan tugas/soal-soal dan kurang suka cara yang di ajarkan oleh gurunya.
13. Lebih suka permainan rangcang bangun seperti lego dsb.
14. Suka keluar dari kelompok dan melakukan aktivitasnya sendiri.
15. Sebagian ada yang sudah tahu membedakan jenis-jenis benda; seperti merek mobil, jenis pesawat dsb. dalam usia yang relatif sangat dini
16. Sulit diajari mengeja suku kata
17. Waktu kecil sulit membedakan huruf d dengan b
18. Jika menulis huruf sering terbalik anatara W dengan M atau E dengan 3
19. Sulit mengerjakan soal-soal matematika logika/rumus-rumus
20. Sebagian lagi sulit mamahami maksud dari soal cerita matematika kecuali diberikan contoh analogi/perumpamaan dengan menggunakan alat bantu benda-benda.
21. Sering memandang ke atas dan terlihat seperti melamun
22. Kurang suka mencatat dan lebih suka memenuhi bukunya dengan gambar disana-sini.
23. Sering membaca melompat dan beberapa kata tertinggal atau terlompati
24. Jika sudah mengenal huruf/angka, ia mampu membaca urutan huruf/angka dari belakang atau dengan urutan terbalik dengan cepat & tepat.

Karena Alfis belum bersekolah, jadi masih belum tahu apa benar dia anak berotak kanan. Sebab pada saat ini Alfis mudah sekali menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan mudah bergabung dengan kawan-kawannya. Apalagi teman-teman yang usianya lebih tua. Menurut artikel tersebut, si anak otak kanan ini punya keunggulan di bidang Imajinasi, Desain, Rancang bangun, dan para pencipta baik dibidang sains atau dibidang seni.

Yaa semoga saja Bunda dan Ayah Alfis dapat membimbing dan mengarahkan Alfis serta melalui fase-fase tumbuh kembangnya dengan baik. Intinya, semoga Alfis jadi anak yang soleh dan ihsan, bahagia dunia-akhirat. Amiin.

2 Komentar

Filed under alfis, tumbuh kembang

30 Jam Liburan ke Bandung, Saat Pengenalan Toilet untuk Alfis

Hari Sabtu-Minggu (5-6 Feb 2011) kemarin akhirnya kesampaian juga liburan ke Bandung. Setelah kurang lebih lima tahun ngga ke Bandung. Liburan ini benar-benar tidak direncanakan.Bahkan budget pun ngga disiapkan secara khusus. Tiba-tiba aja ayahnya Alfis menyetujui pergi ke Bandung untuk menghadiri pernikahan teman bunda waktu kuliah di Bandung.

Benar-benar surprise dan hampir ngga percaya. Packing pun tengah malam, padahal pesan travel pagi hari pukul 08.00. Pukul 01.00 dini hari bunda dan ayah baru tidur. Sementara Alfis tidur pukul 21.30. Biasanya kalau tidurnya malam, Alfis dan ayah baru bangun pukul 09.00 atau pukul 10.00. Tapi ternyata keduanya bisa bangun pagi-pagi. Ayah sudah bangun pukul 05.00 dan alfis bangun pukul 05.30. Sabtu pagi yang ceraah 🙂

Perjalanan jauh kali ini adalah masa pengenalan toilet di perjalanan. Sebab bunda tidak punya stok diapers sekali pakai. Tidak punya juga popok kain modern yang tak tembus. Bunda juga ngga punya celana dalam khusus toilet training yang banyak dijual di online shop. Alfis ke bandung hanya menggunakan celana dalam biasa. Bermodal nekat, ayah dan bunda sering-sering mengingatkan diri untuk tatur Alfis ke toilet.

Sesampainya di Bandung, kami langsung menuju gedung RRI, tempat nikahan teman bunda. Namun ternyata sesampainya disana penganten belum tiba. AKhirnya alfis main-main dengan balon-balon busa yang dijual abang-abang di sekitar gedung. Ada kejadian kecil dengan si abang penjual balon ini.

Abang penjual: ade mau?
alfis: *dengan PD-nya ngambil pistol pembuat balon busa* bunda, inii
bunda: berapaan bang?
abang penjual: 20 rebu ajah
bunda: haah? 20 rebu? ngga deh. kembalikan alfis, terlalu mahal.
abang penjual: sok atuh maunya berapa
bunda : *kekeuh* ngga deh bang. *langsung ngeloyor ke tempat lain*

Syukurlah Alfis ngga merengut atau menangis. Dia sudah cukup puas dengan melihat balon-balon busa itu beterbangan. Hihihi dasar emak-emak ga mau rugi.

Selamat untuk Dwi Ariani-Hendra. Semoga langgeng dan menjadi keluarga sakinah.

Setelah dari tempat pernikahan, mampir solat dzuhur dulu ke masjid Pusdai yang letaknya persis di sebelah gedung RRI. Sekalian tatur Alfis di toilet. Di Pusdai ini ada lagi kejadian yang membuat bunda waspada. Ceritanya, bunda dan ayah gantian sholatnya. Pertama, bunda dan alfis sholat duluan dan ganti baju yang lebih nyaman. Selagi bunda dan alfis nungguin ayah di pelataran masjid, ada ibu-ibu paruh baya yang bawa-bawa tas gede. Isinya sempet dikeluarin ama itu ibu ada baju-baju, alat mandi, detergen, dan ga tau lagi deh isinya apa.

Ibu ini, sedari awal bunda duduk bareng Alfis, ngajakin ngomong terus. Cerewet banget. Terus dia sempet bilang begini:
“Saya ini deket sama anak-anak Bu, saya pernah punya anak dua. Dua-duanya meninggal. bla-bla-bla”
Lalu teruus aja si ibu itu ngoceh. Alfis dengan tak bersalahnya lari kesana kemari. Bunda pun memeluk tas yang ada barang berharganya sambil terus melihat Alfis. Akhirnya, setelah ayah selesai sholat langsung cabut dari tempat itu. fiuhh.

Tujuan selanjutnya adalah hotel. Sehari sebelumnya ayah sudah pesan hotel di Concordia Hotel, Bumi Sangkuriang. Di daerah Ciumbuleuit. Hotel ini arsitekturnya bergaya art deco. Bangunan dari zaman Belanda. Meski kamarnya ngga sekelas hotel berbintang, biasa aja, tapi fasilitasnya lumayan bagus. Review hotelnya, intip disini yaa.

Alfis main wayang golek, sembari nunggu cek-in.

Baca lebih lanjut

15 Komentar

Filed under aktivitas, alfis, tumbuh kembang

Kipas dan Buku, Pengantar Tidur

Dua jenis barang yang WAJIB ada sebelum menidurkan Alfis, kipas dan buku. Kalau dua ini belum ada, Alfis masih akan ber-koprol ria dan masih bermain dengan mobil-mobilan, pesawat-pesawatan, dan masih hilir mudik dapur ngambil minum atau nyamil kacang.

Pertama, kipasnya adalah kipas keramat. Bawaan dari Kebumen. Kalau bukan kipas ini, Alfis tidurnya lama.

Kipas keramat Alfis, kalau bukan kipas ini, serasa ga dikipas

Kedua, buku pengantar tidur. Judulnya bisa apa saja. Yang penting dia yang memilih bukunya. Lama-lama dia bisa tertidur sambil memeluk bukunya.

Alfis tertidur dengan salah satu bukunya

Barang/aktivitas  lain yang biasanya mesti ada sebelum tidur antara lain;

  • bedak dan minyak telon, kalau mengeluh digigit nyamuk atau gatal.
  • elus-elus perut atau punggung nya
  • Alfis biasanya minta elus-elus tangan bunda yang ada “tombol”nya
  • jam SpongeBob. Sambil bilang : “Alfis, jam sponge bob sudah jam sembilan. Waktunya tidur. Sponge bob juga sudah tidur.” (biasanya sih jam delapan lewat juga dibilang jam sembilan)

Akhirnya, Alfis akan benar-benar terlelap setelah berguling ke seluruh area tempat tidur. Butuh sekitar lima belas menit minimal dan maksimal satu jam untuk menidurkan Alfis.

Berikut waktu tidur bayi, balita, dan anak-anak diambil dari sini.

Kebutuhan tidur untuk Usia 0-2 bulan
Jumlah tidur yang dibutuhkan : 10,5 – 18 jam / hari
Sifat tidur
* Pola tidur yang tidak teratur (hingga usia 6-8 minggu) yang berhubungan dengan rasa lapar
* Periode tidur yang multipel pada siang dan malam hari
* Tidurnya bersifat aktif : tersenyum, menghisap, pergerakan badan
Hal-hal penting yang berhubungan dengan kemampuan tidur
* Tidur dengan punggungnya untuk mencegah SIDS
* Fasilitas tidur malam
* Buatlah lingkungan tidur yang positif dan aman
* Kenalilah tanda-tanda saat bayi mengantuk
Tips untuk neonatus :
1. Perhatikan pola tidur bayi dan kenali tanda-tanda bila bayi mengantuk
2. Letakkan bayi di tempat tidurnya saat mengantuk, bukan pada saat dia tertidur
3. Tidurkan bayi dengan punggung terletak di tempat tidur (terlentang), wajah dan kepala bebas dari selimut atau barang-barang halus lainnya
4. Tempat tidur harus sudah teruji keamanannya
5. Ruang tidur yang hening dan gelap dengan temperatur yang nyaman
6. Doronglah untuk tidur malam

Kebutuhan tidur untuk Usia 2-12 bulan
Jumlah tidur yang dibutuhkan : 14-15 jam/hari
Sifat tidur:
* Jumlah tidur malam bertambah
* Pola tidur mulai terlihat
* Tidur siang yang awalnya berjumlah 3-4 kali berubah menjadi 1-2 kali di akhir tahun pertama
Hal-hal penting yang berhubungan dengan kemampuan tidur :
* Ciptakan jadwal tidur yang teratur secara rutin
* Belajar untuk menenangkan diri sendiri
Tips untuk bayi :
1. Ciptakan jadwal tidur harian bayi secara rutin
2. Ciptakan rutinitas tidur yang konsisten, namun menyenangkan
3. Tetapkan lingkungan tidur bersahabat
4. Doronglah bayi Anda untuk tertidur secara mandiri dan dapat menerangkan diri sendiri

Kebutuhan Tidur untuk Usia 1-3 tahun
Jumlah tidur yang dibutuhkan : 12-14 jam (Tidur siang 1,5 – 3,5 jam) / harinya

lihat lanjutannya

10 Komentar

Filed under alfis, tumbuh kembang