Category Archives: Belajar dan Bermain

Liburan (1) : Main ke Pasar Malam

Liburan sekolah ga selalu harus ke luar kota. Kebetulan liburan kali ini ayah Alfis lagi banyak training. Maka Alfis lebih banyak menghabiskan waktu liburan di dalam kota dan di dekat rumah.

Salah satu aktivitas liburan Alfis yakni, main di ke pasar malam. Hiburan rakyat yang murah meriah. Saat pertama kali Alfis main ke pasar malem, lapangannya becek. Sebab paginya hujan lebat.

Tapi ternyata Alfis antusias dengan hiburan murah meriah ini. Mainan yang dinaiki Alfis pertama kali adalah semacam komidi putar (eh.. namanya bener ga sih?). Semacam kuda-kudaan yang berputar. Gerakan memutarnya manual, digerakkan oleh tenaga manusia. Jumlah putarannya pun terserah si pemutarnya. Sekali naik lima ribu rupiah.

Naik komidi putar

Naik komidi putar

Permainan kedua adalah naik miniatur kereta api. Rangkaian kereta api kecil ini digerakkan oleh mesin kecil di tengah lintasan rel. Bahan bakarnya solar. Meski suara mesinnya berisik sekali, Alfis tidak merasa terganggu. Dia senang naik di kursi masinis. Cukup lima ribu rupiah juga untuk naik kereta kecil ini.

Alfis naik kereta kecil (sepur cilik)

Alfis naik kereta kecil (sepur cilik)

Dan permainan terakhir yang paling lama adalah memancing ikan-ikanan. Alfis sepertinya paling suka permainan ini. Bayar lima ribu rupiah dan anak-anak bebas mau memancing ikan-ikan plastik itu berapa lama atau berapa kali.

Alfis suka memancing "ikan"

Alfis suka memancing “ikan”

Tapi hari sudah mulai larut, Alfis harus istirahat. Meski lokasi pasar malam dekat dengan rumah, waktu bermain di pasar malam tetap dibatasi bunda. Malam berikutnya, saat ayah baru pulang kantor, Alfis mengajak ayahnya ke pasar malam lagi…:D

2 Komentar

Filed under aktivitas, alfis, Belajar dan Bermain, Liburan

Kreasi Kardus Bekas (2) : Stasiun Kereta

kereta

Alfis paling suka bermain kereta. Dia bisa bermain berjam-jam kalau sudah berimajinasi tentang kereta. Ia akan menyiapkan beragam infrastruktur kereta. Mulai dari kereta barang, kereta penumpang, stasiun kecil, stasiun besar, atau membuat kereta dari lego.

Salah satu infrastruktur yang ingin dibuat Alfis, adalah stasiun kecil. Katanya, dia ingin membuatnya dari kardus. Terinspirasi dari kegiatan membuat sirkuit mobil. Lalu kami pun membuatnya. Bunda sebenarnya hanya membantu sedikit. Imajinasinya berasal dari Alfis. Bahkan lampu sinyal kereta pun Alfis yang merancang (perhatikan gambar lingkarannya).

IMG-20121112-02447

Karena masih ada sisa sedikit kardus, Alfis minta tolong dibuatkan terowongan. Karena bingung cara bikinnya, jadilah terowongan segitiga…

 

IMG-20121112-02441
Stasiun kereta dari kardus bekas

 

IMG-20121112-02452

 

PS: Tumben, bisa ngambil foto komposisinya bagus… (hehehe memuji diri sendiri). Tapi harus terus belajar dan latihan…

1 Komentar

Filed under aktivitas, alfis, Belajar dan Bermain

Kreasi Kardus Bekas (1) : Sirkuit Balapan Mobil

Kardus bekas

Kardus bekas

Kardus bekas, adalah material paling berguna untuk membuat beragam kreasi. Bahkan beberapa ahli upcycle, menyulap kardus bekas menjadi furnitur.

Di rumah, biasanya kami menyulap kardus bekas jadi mainan atau infrastruktur mainan (Haiyaaaah bahasanyaaa). Salah satu kreasi Alfis dan ayahnya di suatu minggu adalah membuat sirkuit mobil balap formula.

Alfis dan ayahnya suka nonton balap mobil formula. Suatu saat Alfis mencoret tembok di dinding. Katanya dia membuat sirkuit mobil formula. Baiklaaah. Karena itu bunda mencoba fasilitasi Alfis dengan sirkuit murah meriah. Yakni karpet (kardus) sirkuit.

Tadinya bunda mau bikin ini bersama Alfis, tapi ternyata yang bikin Alfis dan ayah. Bunda hanya membantu mencarikan gambar sirkuit di internet, sebagai visualisasi. Selebihnya, imajinasi ayah dan Alfis sendiri. 😀

Kami menggunakan :
1. Kardus besar bekas (di rumah kami punya kardus bekas rak-rakan)
2. Krayon besar
3. Imajinasi

Sebetulnya kalau lebih canggih, bisa juga membuatnya dengan cat poster. Supaya lebih cerah warnanya. Tapi, prinsipnya adalah menggunakan yang ada di rumah. Dan dapat langsung digunakan.

Alfis sedang bermain dengan 'sirkuit' balap nya

Alfis sedang bermain dengan ‘sirkuit’ balap nya

Meski tampilannya ga begitu bagus, tapi sampai sekarang Alfis masih menggunakannya.

Sirkuit balapan mobil dari kardus bekas

Sirkuit balapan mobil dari kardus bekas

Tinggalkan komentar

Filed under aktivitas, Belajar dan Bermain

Petualangan Alfis ke Stasiun Manggarai

Menikmati petualangan bersama Ayah

Postingan ini sebetulnya cerita di awal bulan Ramadhan. Ketika itu Alfis kepengen banget naik Gajahwong. Gajahwong adalah nama kereta api ekonomi AC yang baru diluncurkan waktu lebaran tahun 2011. Perjalanan naik kereta api gajahwong akan diceritakan di postingan lain…mudah-mudahan, kalau ga lupa. 😀

Cerita awalnya, Alfis dijanjikan ayahnya mau lihat lokomotif kereta api yang sedang diperbaiki. Padahal, Sabtu itu bunda mau cari kantor dinas pendapatan daerah Bekasi. Alfis mengira mau diajak jalan-jalan naik kereta api. Salah bunda juga sih, ga bilang ke Alfis sejak berangkat dari rumah. Maka siang itu juga ayah memenuhi janjinya. Urusan bunda ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. 😀

Selanjutnya kami menuju stasiun Bekasi. Kata ayah, kita naik KRL AC ke Manggarai. Harapannya di Manggarai ada dipo lokomotif karena itu adalah stasiun besar. Saat itu adalah awal bulan Ramadhan dan siang hari. Keputusan yang mendadak seperti biasanya.Dan Alfis tidak bawa bekal. Syukur Alhamdulillah ada warung nasi yang jualan di dekat stasiun.

Setelah beli karcis seharga @ Rp 4500 (kalau ga salah), kami cari tempat duduk. Alhamdulillah Alfis dan bunda dapat tempat, meski Ayah harus berdiri sementara. Dan Alfis pun menikmati perjalanan dan nasi bungkusnya… 🙂

Alfis “buka” bekal nasi…

Sampai di Manggarai, kami bertiga langsung sholat dzuhur. Baru kemudian melihat-lihat stasiun Manggarai. Ternyata di Manggarai tidak ada dipo lokomotif sodara-sodara! Adanya di stasiun Jatinegara yang udah kelewatan. Di Manggarai hanya ada gerbong-gerbong yang sedang dibersihkan. Tapi Alfis masih tetap senaang…

Apalagi ketika dia meihat jalur kereta yang seputar Jabodetabek. Langsung deh berimajinasi sedang bermain kereta api… meski ga bisa nyampe atas.

Ayo naik kereta api

Setelah jalan-jalan lihat gerbong yang sedang dibersihkan, kami pun pulang lagi ke stasiun Bekasi. tapi harus keluar stasiun dulu untuk beli karcis. Sebab katanya karcisnya ga berlaku bolak-balik seperti busway.

Dulu Alfis senang sekali kereta api. Padahal sudah diberikan beragam buku. Tetap saja yang paling menarik adalah buku tentang kereta api. Lego-legoan pun disusun jadi kereta api dan stasiun. Bahkan nyanyian anak-anak yang dia hafal adalah: Naik kereta api. Mobil dan pesawat kadang-kadang jadi selingan.

Tapi belakangan Alfis lagi suka bermain Diego. Menyelamatkan hewan-hewan yang ada di hutan. Maka sekarang mainnya ga hanya tentang kereta api. Hmmmm …. Gara-gara Alfis, bunda jadi punya cita-cita naik kereta api shinkansen, kereta api maglev, dan TGV bareng Alfis dan ayah…. hihihihi

Noted: Belajar, rekreasi, jalan-jalan, ga harus mahal. Ke stasiun pun jadi petualangan yang menyenangkan!

6 Komentar

Filed under aktivitas, Belajar dan Bermain, Liburan

Alfis Ngakak, Main Game Diego di Nick Junior.

Game Diego, Favorit Alfis

Fantastico! Ketemu juga game online yang sesuai umur Alfis. Mungkin udah banyak yang tahu film SpongeBob, Dora, dan Diego. Semua karakter tersebut diproduksi Nickelodeon. Ternyata ga hanya film, tapi juga ada game online-nya.

Aku sih baru tahu. Ternyata game online di web-nya Nickelodeon ini gratis. Tidak perlu registrasi dan bisa langsung main. Ada banyak permainan yang sesuai dengan umur Alfis. Yakni di NickJr.com. Tingkat kesulitannya sesuai dengan umur balita.

Bahasanya menggunakan bahasa Inggris. Kalau anak-anak yang sekolah bilingual mungkin bisa mengerjakan game sederhana tentang kata-kata sederhana dalam bahasa Inggris. Tapi kalau Alfis, sekolahnya menggunakan bahasa Indonesia. Makanya dia perlu bantuan bunda-nya kalau bermain game menggunakan teka-teki kata bahasa Inggris.

Sesuai dengan film-nya, di game online NickJr ini juga ada alur ceritanya. Ada misi yang harus dijalankan si anak, ada juga yang berupa kompetisi. Sejauh ini, baru nemu game edukasi yang Alfis suka, tidak perlu download, tidak perlu registrasi, dan gratiisss. Meski sambungan internetnya ga gratis.

Tiap kali Alfis main Diego, dia selalu tertawa terbahak-bahak mendengar suara Diego. Entah dimana lucunya, tapi jadi ikutan geli sendiri karena dengar ketawanya Alfis.

Alfis tertawa geli di game: melewati halang rintang

Ini dia link-nya: nickjr.com/kids-games/

Bermimpi para desainer digital Indonesia punya game, website dan film khusus untuk anak-anak yang edukatif semacam Nickelodeon, WaltDisney, SesameStreet, atau Barney.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Mungkin ada yang mau kasih tambahan atau rekomendasi game?

Tinggalkan komentar

Filed under aktivitas, alfis, Belajar dan Bermain

Belajar Sayuran (Organik) di Kebun Agatho

Horeee kemarin eyang Yinnah ajak Bunda dan Alfis jalan-jalan naik mobil. Eyang dan teman-temannya mau kunjungan ke Puncak, Bogor. Mereka mau melihat sekaligus belajar tentang tanam sayur organik di kebun organik Agatho. Karena yang ikut ga banyak, Bunda dan Alfis bisa ikut jalan-jalan.

Sedikit info, eyang Yinnah udah lama menekuni pertanian organik sejak pindah ke Merden. Spesialisasi eyang, padi organik. Makanya Alfis InsyaAllah selalu dikirim beras organik tiap bulan. Senangnyaa. Sekarang eyang sedang berencana menanam sayuran organik di seputar rumah. Bunda juga mau belajar. Supaya punya kebun sayur sendiri di rumah. Aamiin.

Waktu naik mobil, kata Alfis “AC-nya dinyalain Bunda supaya dingiiiin seperti di kereta Gajah Wong”. Hehe ketahuan banget anak kampung yak. Kampung Bekasi. :p Tapi keriuhan Alfis di mobil hanya sebentar. Begitu masuk tol mau menuju Bogor, dia tidur sepanjang jalan. Sampai di tujuan baru bangun.

Ini dia penampakan kebun organik Agatho dari atas. Topografi kebunnya naik-turun.

kebun organik Agatho tampak dari atas

Bunda ambil gambarnya dari gerbang depan. Yakni di front office atau lebih tepat kios, yang digunakan untuk menjual sayuran dan bibit. Sayangnya saat kita datang, kiosnya tutup. Tapi beruntung ada penjaganya. Banyak pegawai yang libur katanya, makanya kios depan tutup.

Sebelum memulai kunjungan/tour ke kebun, kita harus izin dulu ke kantor yayasan. Kantornya beda letak dengan kebunnya. Agak naik ke atas lagi. Setelah izin, kita didampingi seorang pemandu menuju kebun.

Tempat pertama yang dikunjungi ada di bawah, yakni bangunan yang diperuntukan sebagai tempat pelatihan dan tempat memilah sayuran organik yang akan dikirim ke berbagai tempat. Bangunan ini juga digunakan untuk bertanam sayuran. Jadi pengen punya kebun sayur juga di atas atap begituuu…

Atap bangunan digunakan sebagai kebun sayur

Kebun Sayur di samping gedung

Perkebunan organik ini ada di Cisarua sejak 1983. Pemrakarsanya adalah Peter Agatho, pria berkebangsaan Swiss. Saat ini si Mr Agatho sudah tidak di Indonesia lagi katanya. Perkebunan organik ini dikelola oleh Yayasan Bina Sarana Bakti. Namun masih dibawah binaan Mr Agatho.

Kata eyang Yinnah yang udah pernah kesini, kebun-kebunnya terlihat tidak terawat seperti waktu pertama kali eyang ke tempat tersebut. Kata pemandunya, karena musim kemarau jadi ada beberapa sayuran yang memang belum ditanami.

Lama sekali Alfis dan bunda tidak rekreasi outbound begini. Ayah masih sibuk dengan urusan kantor. Jadi paling banter kita jalan-jalan ke Mall (lagi). Alfis banyak bertanya ke bunda selama jalan-jalan di kebun.

“Bunda, itu bebek ya?”

Agak siang sedikit, Alfis mulai misuh-misuh alias menggerutu. Mungkin karena udah cape dan lapar. Akhirnya di tengah kebun di dekat rumah kompos, Alfis buka bekal.

Bismillaaah

Setelah makan, kita turun ‘gunung’ kembali ke gedung. Setelah itu bunda dan eyang pilih-pilih sayuran dan wortel untuk dibeli. Lalu kita kembali ke kios di atas, beli bibit sayuran. Karena di tempat ini ga ada restorannya, jadi kita makan bakso di depan. Ga pake rencana siih. Mungkin kalau udah konfirmasi sebelumnya bisa dikasih makan kali ya?? Bagusnya Alfis bawa bekal dari rumah.

Terakhir, Alfis beli sayuran untuk oleh-oleh ayah di rumah… 😀

Wortel Organik

Terima kasih Eyaang… udah ajak Alfis jalan-jalan…
Oh iya, kemarin hari Senin tgl  17 September, Alfis ulang tahun ke-4. Anggap aja jalan-jalan Minggu kemarin merayakan ultah Alfis yaa…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

3 Komentar

Filed under alfis, Belajar dan Bermain, Liburan

Ini Kue Buatanku!

Kue Bulan dan Bintang Buatan Alfis

“Bunda! Alfis tadi bikin kue bulan ama bintang.”

Langsung dia membuka tas sekolahnya, setelah berganti baju rumah. Berbinar mata Alfis saat bercerita prosesnya membuat kue di sekolah.

Sudah dua minggu ini Alfis sekolah di playgroup. Umurnya tanggung, 3 tahun 10 bulan. Pihak sekolah menganggap Alfis belum sesuai untuk masuk ke TK A. Bunda sih tidak masalah, asalkan Alfis bersemangat ke sekolah.

Tujuan bunda menyekolahkan Alfis adalah agar dia bersosialisasi, selain dengan teman-temannya di rumah. Rasanya perlu banget dia keluar “kandang” dan menghadapi suasana baru.

Hari ini dia tak sabar menceritakan aktivitasnya.

“Tadi alfis gulung-gulung dulu begini…” (tangannya memperagakan sedang membuat bulatan adonan)

“Terus dipencet-pencet” (alfis melakukan gerakan memipihkan adonan)

“Terus dicetak, Bundaaa…”

“Terus dimasukin ke oven”
Bunda: “Waktu dimasukkan di oven, Alfis tunggu dimana?”

Alfis: “Alfis duduk di depan ovennya”

Selesai bercerita, Alfis langsung makan kue buatannya. Ga sampe 10 detik, udah habis. Saking enaknya, atau saking lapernya? Hehehe.

Semoga Alfis akan terus bersemangat mempelajari dan menyenangi proses belajar sesuatu, apapun itu. Dan semoga Bunda-Ayah dimampukan untuk mendidik Alfis agar menyenangi proses belajar. Aamiin

Alfis ceria! Sepulang sekolah

5 Komentar

Filed under aktivitas, alfis, Belajar dan Bermain