Internet Sehat, Generasi Sehat

Malam pertama menjadi ibu saat pemulihan di rumah sakit, saya tidak bisa tidur. Perasaan tidak tenang. Ada saja yang dipikirkan. Gelisah. Karena peraturan di RS tempat saya bersalin, ibu yang melahirkan normal dilarang ditunggui. Mungkin supaya si ibu bisa istirahat total kali ya?

Tapi karena peraturan itu, saya malah tak dapat istirahat dengan tenang. Ditambah lagi, bayi saya tidur di ruang bayi. Baru diantar saat dia ingin menyusui. Dan saya pun semakin gelisah, karena ASI belum lancar.

Bingung. Itu yang pertama dirasa. Harus bagaimana saya sebagai seorang ibu? Apakah saya menyusui dengan benar? Apa benar ASI saya sudah keluar? Dan banyak pertanyaan lainnya.

Alhamdulillaah, ada internet. Saya berasa terhubung dengan ibu-ibu di dunia yang sudah berpengalaman(Lebaay). Suami saya memilih meminjamkan BB-nya dibanding membelikan buku atau majalah tentang ibu-anak. Mungkin karena dia tidak ada waktu kali ya? Saat itu BB-nya bener-bener baru. Baru dipinjemin kantor. Masih tersegel rapi saat pertama dibawa. Alhasil, di malam berikutnya atau jika sedang tak ada teman, titel saya saat itu yakni: googling mom dan browsing mom. Membaca dan mencari segala kamus A-Z tentang ibu dan bayi. Melahirkan Alfis adalah pengalaman pertamaku menjadi ibu. Maka bacaan tentang bayi dan ibu kulahap.

Sayangnya, tidak semua informasi di internet baik. Saat googling atau searching, tidak semua website sesuai dengan kata kunci yang diinginkan. Misalnya saja; banyak website yang hanya memuat iklan-iklan. Lebih parah lagi iklannya adalah iklan porno. Jengah melihatnya. Kalau aku bisa mem-blok, aku blok website-website itu.

Selain itu, ada juga website yang hanya memuat link-link dari website lain tanpa ada informasi yang jelas. Dan ketika link tersebut di-klik, tidak juga tersambung ke tulisan yang dimaksud. Tetapi malah berbalik kembali website semula. Sebagai pencari informasi, jelas saja saya kesal. Ternyata website itu memang hanya bertujuan dikunjungi banyak orang. Istilahnya apa yaa?? Website gadungan kali ya??

Hingga Alfis kini menginjak usia 2 tahun, internet tetap menjadi andalan utama mengakses informasi tumbuh kembang anak.
Tidak hanya itu, saya juga memanfaatkan situs pencarian gambar untuk mengenalkan benda-benda, hewan, alat transportasi, dan lainnya untuk menambah kosakata dan pengetahuan Alfis. Alfis juga senang melihat gambar- gambar di komputer.

Dan kini saya mengarsipkan kehidupan saya sebagai ibu dan menuliskan setiap milestone anak saya di blog. Saya juga kini sering blog walking. Khususnya blog bunda-bunda lainnya. Banyak informasi, cerita, sharing, dan pengalaman hidup orang lain di blog yang dapat menjadi inspirasi hidup saya. Banyak bloggers dan blogger-mom yang banyak menuliskan renungan spiritual. Rasanya seperti diingatkan setiap kali membaca blog tersebut.

Dan seperti koin yang memiliki dua sisi, internet punya sisi negatif dan positif. Internet dapat mendorong kegiatan-kegiatan positif jika penggunanya menggunakan secara bijak. Sayangnya, ada saja yang menyalahgunakan internet sebagai media kejahatan, penipuan, pornografi, penculikan dan hal-hal lain yang tidak tega aku sebutkan.

Sebagai pengguna internet dan blog, serta sebagai ibu, saya mendukung setiap langkah, kebijakan, komunitas, perangkat lunak, sosialisasi atau apapun bentuknya agar internet menjadi lebih sehat. Agar anakku kelak menjadi generasi yang sehat. Tidak hanya sehat badannya. Namun juga sehat budi pekerti, akhlak, moral, dan pikirannya.

Doa saya, semoga kehidupan, budaya, dan dunia menjadi lebih baik dengan menyehatkan media informasi. Terutama internet. Sebagai media utama masa depan.

9 Komentar

Filed under opini

9 responses to “Internet Sehat, Generasi Sehat

  1. Bagus deh tulisannya. Semoga menang ya bun. Saya mau ngikut juga tapi belum nulis2😀

  2. jadi pasti gaya kita dulu ga jauh beda ya..nyusuin sambil browsing..njemur alfis (kalo aku njemur azki) juga sambil browsing…yg ngga bisa kayanya mandiin anak sambil browsing:p
    Wii…kapan bermain ke Jakarta?

  3. hai bunda….
    bener banget itu semua…

    Walopun kita mungkin hanya ibu2 yang kurang mobile…karena ribet kalo mau bepergian…
    tapi somehow….dengan sering2 bw,…kta jadi merasa terhubung yaaa…

    karena sering menemui banyak kesamaan..

    nice posting bunda:)
    moga menang ya:)

  4. Wah bagus nih postingan tentang internetnya, di sambi ama pengalaman pertama mempunyai anak, hehe. Moga menang deh ya lomba telkomspeedy nya. Tapi setuju memang internet banyak positive negatif nya juga, salah satu cara utk menghindari efek negatif internet ya blog itu😀.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s