Bayi Digital

bersama ayah, main laptop... ubuntu..

Sepertinya istilah digital adalah yang paling umum untuk menggambarkan betapa barang elektronik macam ponsel sudah seperti kacang goreng. Banyak sekali WNI punya ponsel. Beragam jenis dan fiturnya. Tukang sayur dan petani sekarang pun harus punya ponsel. Seharusnya, dalam sensus penduduk perlu juga tuh ditanya: “punya ponsel atau ngga?”. Hihihi… eh tapi, ngomong-ngomong rumah Alfis belum pernah didatengin petugas sensus. Hanya ditempel aja stikernya di depan pagar rumah. Aneh. Yang diwawancara pak RT nya aja kali ya, biar cepet sensusnya.

Kembali ke “digital”, generasi sekarang amat sangat terbuka dengan beragam jenis IT dan perangkatnya. Bahkan sedari bayi, mainan atau yang pertama kali dilihat adalah salah satu produk elektronik itu. Sebut saja; kamera digital atau ponsel berkamera. Iya kan? Mereka direkam atau difoto menggunakan kamera digital atau ponsel berkamera. Kalau bukan bapaknya yang mengabadikan, kakek-neneknya, atau om-tante -nya, atau kerabat lain deh setidaknya.

biar sakit, update status jalan teruss

Alfis termasuk bayi digital. Sedari bayi sudah aware dengan kamera. Istilahnya, camera face. Alias: sadar kamera…🙂

Tidak hanya itu, dia lebih dulu dikenalkan BlackBerry oleh ayahnya. Daripada mainan kecrekan atau mainan soft lainnya. Ayahnya lebih memilih menggunakan BB untuk menenangkan alfis saat rewel, dibanding menggunakan tools lain. Anehnya, si bayi-Alfis pun diem kalau diputar video dari BB. Bunda-nya hanya bisa geleng-geleng kepala. Padahal, bayi-Alfis basah popoknya. ckckckck…

Tidak berhenti di BB, ayah juga mengenalkan i-pod. Memang sih, yang diputar lagu lullaby. Tapi menggunakan i-pod.

tuhh ipod dah nangkring disitu sejak alf lahir

Agak besar dikit setelah bisa merangkak, Alfis seneng betul banting-banting ponsel dan BB ayah. Ponsel bunda pun jadi

sasaran empuk. Setelah ponsel, Alfis berekspansi ke laptop ayah. Wawawawaw… sampai-sampai dia tahu mengoperasikan si tetikus, track ball, track pad, dan touch pad.

Update terbaru gadget yang bisa dioperasikan alfis adalah : ponsel touchscreen. Sampai-sampai dia kira semua bisa dioperasikan via touchscreen. Pernah suatu ketika Alfis kesal, gara-garanya dia tidak bisa memindah atau meng-klik gambar yang ada di layar monitor atau di layar tv. Olaalaaa… diakira semua monitor itu touchscreen… ckckckck

4 Komentar

Filed under aktivitas, alfis

4 responses to “Bayi Digital

  1. ya ampyuuun itu gayanyaaaa,,,satu tangan diinfus, tangan lainnya pegang hape. sudah lancar banget ya:D:D:D

  2. soecipto

    Wah, Alfis sudah melek teknologi. Semoga menjadi anak yang pandai. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s