Bayi Berkebutuhan Tinggi

Alfis kalau ditaro di boks bayi (playpen) pasti teriak keras banget. Padahal niatnya supaya bisa nyambi ngepel atau nyapu. Baru sebentar aja dia udah protes berat. Apalagi kalo dibiarin, dia pasti nangis sambil teriak sekenceng-kencengnya. Kepalanya ditempel ke jaring2 sampai mukanya gepeng maksudnya mungkin maksa mau kabur dari playpen.

Ketika Alfis udah mulai makan makanan padat atau MPASI, Alfis ngga pernah mau satu menu saja. Kalau hari ini beras merah, besok belum tentu mau. Dia gampang bosen. Bunda harus ganti menu tiap hari. Yah setidaknya dua hari sekali. Tapi kadang dalam sehari menu makannya harus beda. Jadilah disiasati dengan beragam jus buah yang beda sambil diseling makan utamanya.

Setelah MPASI, alhamdulillaah Alfis masih minum ASI. Katanya kalau udah makan, nyusunya mulai berkurang ketika malam. Beda dengan Alfis. Setidaknya dua jam sekali Alfis ngelilir untuk menyusu. Sama seperti jadwal ketika masih eksklusif (ketika masih ASIX,malahan kadang sejam sekali). Tapi sejak umur 10 bln ini, menyusunya mulai berkurang. Setidaknya empat jam sekali.

Tidur malam pun Alfis harus nyusu dulu. Dan harus dikelonin. Dia kadang ga mau dipeluk. Tapi kadang maunya dipeluk. Yang utama harus ada bunda di sisinya. Kalau ngelilir dan sadar ga ada bundanya, dia pasti berusaha manggil. Kalau didiemin dia pasti nangis atau teriak kenceng.

Alfis paling ngga bisa disambi kerja. Maunya diajak main bareng terus minimal dilihatin. Misalnya ngelipet baju. Dia akan mengambil baju yang udah dilipet, dan membuangnya keluar keranjang.

Pernah dia main sendiri. Lalu aku coba tinggal ke dapur untuk cuci piring. Sejenak kemudian dia teriak. Aku coba diamkan sambil meneruskan cuci piring. Ternyata dia nyusul ke dapur membawa mainannya.

Alfis tidak terlalu nyaman digendong ayahnya. Dia akan menegangkan kaki-dan badannya berusaha melepaskan diri kecuali diajak bercanda diguncang-guncang atau jalan-jalan lihat mobil dan motor di pinggir jalan. Lain halnya jika bersama bunda. Tapi bisa lain ceritanya kalau ia ingin sekali turun main. Ia akan teriak atau mengoceh kencang ketika digendong.

Dulu aku pernah bingung dengan kelakuan Alfis ini. Karena di beberapa artikel bayi yang aku baca, seharusnya bayi begini dan begitu. Tapi kalau aku disuruh membiarkan Alfis sampai menangis, ga tega. Ga akan pernah. Malahan aku setuju dengan eyang-nya Alfis. Penuhi kebutuhannya sebelum bayi menangis.

Sampai akhirnya aku membaca buku “The Baby Book” karangan suami-istri dr. Sears. Ternyata ada yang namanya “bayi berkebutuhan tinggi”. Ciri-cirinya mirip dengan Alfis.

Ciri-ciri “bayi berkebutuhan tinggi” yang disebutkan dalam buku tersebut antara lain;

@ super peka: mudah terkejut di siang hari dan malam hari. Dulu, alfis waktu masih awal-awal gampang kaget saat tidur maupun terjaga.

@tidak dapat dilepaskan dari gendongan. Tidak dapat berbaring tenang di boks atau tempat tidurnya. Alfis banget. Malahan dulu waktu masih di rumah sakit, Alfis paling aktif diantara bayi lainnya. Kalau yang lain berbaring dengan tenang, Alfis mengangkat-angakt kakinya. Atau berusaha miring padahal belum bisa. Saat dua-tiga bulan, dia malah posisi sit-up dan push-up hampir setiap saat terjaga.

@bukan penenang diri sendiri. Jangan harap bisa tidur dengan sendirinya. Atau main sendiri. Dulu,Hampir setiap mau tidur siang harus digendong keliling rumah.

@selalu bersemangat sepanjang waktu. Ya ya.. Ini salah satu karakter Alfis. Bundanya udah cape, dia masih pengin maen terus.

@ingin disusui sepanjang waktu

@sering terbangun. jarang tidur siang. Dan sering menyusu malam hari.

@tidak terpuaskan, tidak dapat diramal. Alfis banget. Hari ini bisa main sendiri, besok belum tentu. Hari ini suka main kardus, besok belum tentu. Hari ini suka diledekin, besok harus lebih kreatif lagi.

@hiperaktif, hipertonik. Bayi-bayi ini sering menggeliat ketika digendong. Bahkan kalau menyusu, alfis sering meliuk-liukan badan bahkab menyusu sambil nungging oalah nak.

@tak suka dipeluk. Tak suka digendong dengan cara yang sama dan menegangkan oto-otonya saat di gendongan seperti meluruskan kaki atau menahan dengan kedua tangan. Yap! Alfis banget nih. Ayah sampai kewalahan.

@menuntut. Alfis kalau ngga mau ya ngga mau. Kalau lagi pengin digendong, harus. Kalau mau ambil mainan atau barang, harus. Dia akan terus berusaha.

Cara menangani bayi dengan kebutuhan tinggi katanya sih harus responsif dan peka dengan tuntutannya. Selalu di sampingnya. Memusatkan perhatian kepada keinginan dan semangatnya bukannya hal-hal yang tak disukainya. Yah capek sih tapi bunda dan ayah akan selalu berusaha memenuhinya. Insya Allah baik jadi modal kepribadian anak di masa depan.

3 Komentar

Filed under alfis, tips dan trik, tumbuh kembang

3 responses to “Bayi Berkebutuhan Tinggi

  1. ibunya nalika

    mbak,sama buanget sama anakku nalika.widiih,kalo ga prnh bc buku dr. Sears,udah aku anggap anak rewel+bikin aku desperate krn tingkahnya ga kyk anak2 tetangga.
    Tp alhamdulilah bgt dtnjukin jalan lwt buku bhw nalika itu bukan rewel, bukan nakal, tp memang karakter dia seperti itu..
    Jd lbih ringan dan gada beban lg karna tau bukan kita yg salah ngasuh..hehe.
    Oia,alfis udh brp taun mbak?alfis mulai tidur semalaman tnp mimik asi kapan?
    Nalika skr 9m teuteup aja mimi asi kl mlm kyk umur 3m..

  2. Dessyana

    Horeeeee khalil ada temen .. Smoga mereka kelak jd anak anak kebanggaan yahhh aamiin

  3. Woalah sama persis bund sm baby ku Rhacel, dia berbeda dari bayi2 tetangga hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s