Menuju Tujuh Bulan

Semakin lama gerakannya semakin terasa keras.Ia sudah mulai sering menendang dan mebggaruk. Atau hanya sekedar berubah posisi dan bermain dengan alamnya.
Pun aku semakin berpikir lebih dalam, dan emosi semakin tidak karuan.Kadang bersemangat, tapi di lain waktu bisa tiba-tiba kecewa dengan diri sendiri. Atau tiba-tiba saja menangis karena hal sepele.
Sekarang apa yang ada di pikiranku adalah suatu bentuk kebingungan. Merasa tersesat tidak tahu arah dan tujuan yang jelas. Tampaknya semua berkabut, jalan yang saat ini ada di depanku.
Padahal ada suatu kepastian yakni kehidupan baru yang kini ada di rahimku. Rahim yang telah diciptakan dan didesain sdemikian apiknya untuk inkubator kehidupan baru. Kehidupan baru yang akan mewarnai dunia dengan keceriaannya. Dan dengan kesalehannya. Semoga Sang Maha Pencipta selalu memberikan petunjuk dan visinya kepadamu anakku.
Aku tidak ingin kebingungan ini berlanjut terus. Aku harus mengakhirinya. Tapi bagaimana caranya?

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s