Hati-hati mengkonsumsi obat-obatan dan jamu…

Semakin parah aja obat-obatan yang beredar di Indonesia…
bisa-bisanya ada sianida di dalam obat atau jamu???

2 Orang Tewas karena Sianida
Yogyakarta, Kompas – Ana Suryaningsih (30) dan Setyo Aji B (18), warga Dusun Imorejo, Wonokerto, Turi, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (28/3) dini hari, meninggal dan diduga karena keracunan sianida yang terkandung dalam obat berbentuk serbuk.

Tiga polisi yang melakukan identifikasi di lokasi kejadian pada Rabu pagi juga mengalami gejala yang sama dan langsung menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman. Ketiga polisi itu diperkirakan sempat menghirup barang bukti dari jarak yang cukup dekat.

Pihak Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta bersama Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan pihak Kepolisian Resor (Polres) Sleman, yang melakukan pengujian terhadap serbuk yang diminum korban, positif menemukan sianida.

“Zat itu berbahaya dan ma- suk kategori racun. Ia memiliki sifat mudah menguap. Dihirup dalam jarak 50 cm sudah bisa membuat orang pingsan. Sianida tidak boleh ada dalam makanan meski dalam kadar sangat sedikit,” ujar Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM Zulaimah.

BBPOM belum bisa memastikan obat apa yang diminum korban. Apakah obat pelangsing tubuh seperti diisukan banyak orang atau obat sakit perut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman Ajun Komisaris Pitoyo Agung Y juga baru bisa memastikan bahwa kedua korban meninggal karena keracunan. Namun, polisi belum menemukan bukti lain yang mengarah pada tindak kriminal.

Tiga polisi yang saat ini dirawat di RSUD Sleman adalah Bripda Wahyu Susilo (25), Briptu Danang H Wibowo (26), dan Bripda Yulius Bambang R (31).

Mendadak

Menurut Hadi Prayitno, ayah Ana, peristiwa itu terjadi begitu mendadak. Pada Selasa malam sekitar pukul 23.30 dirinya mendengar suara gelas terjatuh dan pecah yang berasal dari dalam kamar anaknya.

Ia mendapati Ana dalam kondisi terhuyung-huyung dengan tubuh kejang. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sebelum dilarikan ke RS Panti Nugroho Pakem. Sementara Aji meninggal satu sampai dua jam kemudian, setelah dirinya mencoba mencium dan mencicipi sisa obat yang ditemukan di dalam kamar kakak iparnya itu.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s