You are currently browsing the category archive for the 'alfis' category.
Tulisan ini adalah sebagai pengingat tentang menu makanan dan gaya makan Alfis. Sekaligus sharing tentang menu makanan untuk bayi. Khususnya bayi 12 bulan ke atas.
Alfis suka:
- omelet sayuran yang banyak parutan wortelnya (supaya manis)
- abon sapi ! (belum nyoba abon ayam or ikan)
- bubur sumsum (khusus untuk sarapan)
- nasi uduk (khusus sarapan)
- tahu goreng ! (bintang banget nih)
- tempe goreng (khususnya mendoan, tempe goreng biasa kadang-kadang)
- mie/bihun goreng
- ikan rebus dimasak kecap n asem jawa.
- filet ikan goreng tepung (ikannya harus fresh)
- nugget ayam
- Buah ! (kecuali pepaya… aku masih belum tau, kenapa dia ga suka pepaya)
apalagi yaa? hmmm kira-kira itu dulu. Dan yang paling Alfis suka yakni: kerupuk!
Kelakar eyangnya: ‘ntar jadi generasi angin-anginan’. Gara-gara krupuk banyak anginnya?
Sekarang sih udah disiasati, diganti sereal yang kriuk2 (tapi berhasil cuma dua hari aja). Setelah itu harus ganti yang lain.
Gaya makan Alfis:
1. Belakangan ini, dia ga suka makanan berkuah. Jadi, bundanya juga ngikut-ngikut ga masak masakan berkuah deh. (harusnya tetep masak aja ya…)
2. Karena ga berkuah, jadi dia lebih suka disuapin pake tangan ketimbang pake sendok.
3. kalo ada sendok, dia harus makan sendiri
4. kalo makan, bundanya harus makan duluan di depan dia baru dia mau makan.
5. piringnya harus piring bundanya.
6. Seringnya, kalo makan sambil main2… (yeah ini sih harus ngalahin).
7. Kadang, kalo makan harus ada temennya
8. Kalo disuapin, porsi satu suapan harus sedikit, proporsional. Kalo kebanyakan pasti “dilepeh” alias dikeluarkan lagi.
Banyak ya syaratnya?
Oh iya. Setiap hari harus beda menu. Ga masalah meskipun dia udah pernah makan.
Begitulah gaya makan dan menu makan Alfis saat ini. Harus pinter-pinter cari cara dan menu supaya si sibuk ini mau dan doyan makan. Karena dia lagi aktif-aktifnya, lagi seneng jalan, seneng main, seneng eksplorasi.
Satu lagi, kalo lagi ga doyan makan atau ga selera karena sedang sakit atau sebab lain, yang penting adalah jus buah dingin! Hmmm kalo yang satu itu sih bundanya juga mauuuu.
Udah satu tahun…
Hari ini Alfis tepat satu tahun versi masehi. Kalo versi hijriah, udah kemaren tgl 17 ramadhan, tgl 6 sept kalo ga salah.
Ulang tahun pertama Alfis di rumah eyang, di Merden. Niatnya nanti mau ngundang anak-anak sekitar yang ikut ngaji untuk buka bersama di rumah. Kayaknya bakal rame nih. Alfis kan seneng banget kalo ada anak-anak.
Smoga bunda bisa tetap konsisten sabar untuk mendidik Alfis. Aamin. Lho kok bunda malah do’a untuk diri sendiri? heheh… Untuk Alfis, semoga jadi anak yang sholeh dan sehat terus aamiin.
Selamat Ulang Tahun dul! (Hihi masih gundul siy…)
Ps: laporan
Alfis udah masuk bulan ke-11. Waah sebentar lagi setahun. Ga kerasa, waktu cepet banget. Sepertinya baru kemaren aku melahirkan. Perkembangan Alfis udah banyak banget. Apalagi sejak bulan ke-10 kemaren.
Perkembangan motorik kasarnya, dia sudah sagant lihai merangkaknya. Bahkan sangat lihai. Beragam posisi merangkaknya. Kalau ikut lomba merangkak mungkin nomer satu. Cepet banget! Kemaren, waktu main ke tempat Pak Dokter, bunda kewalahan ngejar Alfis yang ngerangkaknya cepet banget. Ngejar temennya. Takut dia keinjek temennya yang pada lari-larian.
Selain merangkak, Alfis udah bisa berdiri sendiri dari posisi duduk. Semua sudut rumah udah dijamah. Kecuali satu ruangan yang emang sengaja dikunci. Karena banyak alat-alat pertukangan yang belom diberesin. Dan hampir semua lemari diacak-acak Alfis.
Meskipun udah bisa berdiri sendiri, Alfis ga dititah. Bunda dan Ayah sengaja ga “nitah” Alfis. Dibiarkan dengan sendirinya dia melangkah. Paling banter, saat dia berdiri, kita menjauh darinya satu-dua langkah supaya Alfis berusaha menggapai kaki orang tuanya. Atau kadang bunda susun kursi supaya dia melangkah dari satu kursi ke kursi lain. Bahkan kadang dia secara tidak sadar mendorong kursi tersebut beberapa langkah. Itu namanya udah bisa jalan belum ya?
Tapi tadi sore, aku baru melihat kalau dia sudah mulai lihai melangkah meskipun baru dua langkah. Awalnya, dia bermain sambil duduk. Lalu tiba-tiba dia berdiri sendiri tanpa pegangan dan berusaha untuk meraih meja yang letaknya lumayan jauh. WOW ternyata dia bisa! Hmmm besok kita lihat lagi apa perkembangannya.
Belajar motorik halus! Alfis sedang getol-getolnya melatih jemari tangannya. Yap! Dia makan dengan tangannya. Kalau disuapi, belum tentu mau. Dia harus mencobanya dulu sendiri. Baru setelah beberapa menit, dia mau disuapi. Tapi dengan syarat, dia juga makan sendiri dengan tangan atau sendoknya. Tiap waktunya makan, itu juga waktunya lantai dan semut ikut makan. HA HA!
Sosialisasinya juga tambah banyak. Dia sekarang kalau ada temannya, pasti langsung ngacir. Bundanya ga diwaro. Ga peduli. Pokoke Alfis main dengan teman-teman. Apalagi kalau ada barang yang menarik bagi Alfis, dengan senang hati dia mau dipeluk atau digendong orang lain. Hmmm yang ini agak mengerikan. Harus waspada bundanya.
Palagi yaaaa??? Oh iyaaaa sekarang perhatiannya ga cuma di darat tapi juga di langit. Dia lagi seneng dengan objek-objek yang terbang di angkasa. Misal, burung, layangan atau pesawat. Kalau lagi lihat langit, dia kadang mengangkat tangannya. Seperti gerakan menjentik ke atas. Hihi manggil burung kali maksudnya yaaa.
Dan sekarang, giginya sudah mau tambah dua lagi. Tadinya enam, sekarang mau delapan. Dan dia seneng tulang ayam sebagai theether. hwkwkwk… Soale, dibelikan theether yang bener ga mau. Ga disentuh sama sekali. Malahan barang-barang lain yang digigit-gigit. HP misalnya.
Alfis sekarang lagi batuk-batuk. Udah tiga minggu. Udah ke dokter sih kemaren. Dia turun 4 gram. Ah semoga besok bisa cepet lagi naiknya. AAMIINN. Ga enak liat dia kurus begitu. Kasian liat dia. Tiap kali batuk, muntah. Mudah-mudahan cepet sembuh. Kalo udah kaya gini, mending bunda yang batuk Alf.
Alhamdulillaah Alf perkembangannya baik. Semoga besok baik terus, dan sehat terusss. Ga enak kalo liat anak sakit. Cepet sembuh ya sayang…

Tebak…. Apa yang ingin dilakukan Alfis dengan gelang-gelang dan truk-nya???
Ternyata, Alfis bisa makan sendiri. Syaratnya harus ada kulitnya.
Siang ini Alfis excited banget. Dia seneng banget. Apa sebab? Dia bisa makan mangga. Makan sendiri dengan tangannya. Tapiii.. Harus dengan kulitnya. Kalo cuma mangga yang dipotong-potong, Alf ga bakal tertarik.
Terbukti, kalau buah yang dipotong hanya dimakan sedikiiit banget. Sisanya cuma diawur-awur di lantai. Nah tadi siang, daging mangganya lumayan banyak dimakan. Karena kulitnya diisep-isep. Tentu aja yang diisep bagian yang ada daging mangganya.
Bunda tadi agak cemas takutnya dia gigit itu kulit trus ditelen. Eehh ternyata ngga. Hihi. Tapi tetep bunda batasi. Karena semua bajunya udah kuning-kuning. Bahkan ampe celana dan kaki. Walaupun dia masih tertarik untuk mencoba.
Bunda narik itu kulit dan mangga ketika pegangannya ngga terlalu kuat. Tanda kalau dia udah agak mengendur rasa tertariknya. So, ga ada acara teriak karena protes merasa direbut.
Setelah acara makan mangga yang ngga biasa itu, Alf terlihat puasssss. Lantai pun ikutan kuning-kuning…

Komentar Terakhir