Setelah beberapa hari tinggal sama eyang, Alfis mulai mengaji. Alhamdulillaah. Dia sangat bersemangat di hari-hari pertama mengaji bersama temannya. Alhamdulillaah juga, dia mogok saat hari ke empat.
Sampai saat ini bunda masih belum tahu kenapa dia mogok. Sepertinya sih dia bosan dengan metode ngajarin ngaji yang sama setiap harinya. Duduk manis depan bangku, lalu baca satu halaman.
Mungkin Alfis butuh trigger yang baru. Atau mungkin juga dia tersinggung dengan teman atau gurunya. Sayangnya Alfis masih belum tahu apa itu “tersinggung”.
Namanya juga lagi proses belajar. Udah mengerti sampai dengan jim juga bagus. Nanti bundanya akan cari cara lain yang menarik untuk mengenal huruf hijaiyah.
Interaksi dengan teman sebaya dan teman yang lebih tua itulah yang jadi tujuan utama bunda. Supaya ia pandai bersosialisasi. Serta mengenalkan Alfis dengan suasana belajar mengajar di sekolah umum. Tidak lupa mengenalkan agama.
Meskipun Alfis mogok ngajinya, tapi dia ga mogok bermain dengan teman-temannya. Dia malah cenderung mendekati satu demi satu temannya. Kegiatan mengaji ini juga jadi sarana belajar bundanya.
Iqra’…. bacalah. Ayo kita belajar….
This slideshow requires JavaScript.



rajinnya Alfis, semoga menjadi anak yang sholeh ya. Pintar mengaji
Alfis….
wah, pinternya ya…
semoga menjadi anak yang shalih
ayo Alfis, semangat belajar ngajinya ya
Subhanallah
Semoga Alfis jadi anak yang Sholeh ..
Bakti Pada Orangtua ..
Berguna untuk Agama, Nusa dan Bangsa ..
aamiin yaa allah
syukurlah…salam kenal aja yaa…thanx