You are currently browsing the monthly archive for Juli 2007.

kemaren sewaktu aku lagi pulang kampung mengunjungi nenek, seperti di cerita2 anak-anak… aku ga ikutan paman ke sawah atau memandikan kebo… atau maen ke sungai menyusuri sungai dan menemukan bebek2 lagi berenang…

terbersit satu cerita, ketika silaturahim dengan saudara2, pakdhe-bude, bulik-paklik, sepupu, keponakan… yakni tentang pendidikan…

Ngga dipungkiri nilai dari biaya untuk masuk sekolah dari SD sampe Perguruan Tinggi sangat tinggi. Di beragam media berkembang isu-isu pendidikan legal mulai dari biaya sampai kualitas lulusan. Isu biaya di tahun ajaran baru sekarang menjadi superstar di kalangan orang tua atau wali para siswa dan atau mahasiswa.

Banyak pihak yang dipersalahkan mengenai biaya pendidikan legal ini. Seharusnya murah, seharusnya gratis, seharusnya semua mendapat kesempatan yang sama, seharusnya…seharusnya…

Namun di negara Indonesia ini menunggu yang “seharusnya” itu sepertinya masih lama. Karena memang semua juga masih harus sekolah dan belajar, termasuk pihak2 yang dipersalahkan itu.

Pada dasarnya, hak untuk berpikir dan bertindak mendapatkan ilmu atau pendidikan adalah milik semua orang. Tergantung apakah masing-masing mau menggunakan haknya atau tidak….kalau memang yang ingin di didik itu menggunakan haknya dan terus berjuang mendapatkan ilmu dengan berbagai cara, tentunya ada jalan bahwa pendidikan itu akan gratis.

Tentu saja cara yang dipergunakan adalah berprestasi, baik dari segi nilai akademis, kreativitas, inovasi, serta bersosialisasi untuk memperluas wawasan yang pastinya juga bagian dari berlajar atau mendapatkan pendidikan. Dengan demikian jika setiap siswa atau mahasiswa di Indonesia saling bekerjasama sekaligus berkompetisi secara sehat dengan cara-cara yang demikian, hampir pasti pendidikan Indonesia akan gratis.  Dan hampir pasti bangsa ini akan maju.

Intinya… finansial bukanlah masalah untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Jika definisi dari pendidikan yang layak adalah mendapatkan satu sarana gedung, bangku, lab, pengajar atau dosen, buku-buku, dsb… maka kesemuanya bisa didapat secara gratis jika telah berusaha keras mendapatkan itu semua dengan cara yang kreatif…

Tulisan ini ditujukan untuk saudara2ku yang merasa memiliki masalah finansial untuk mendapatkan pendidikan… Kalau memang sangat berniat untuk menempuh pendidikan legal dan ingin berprestasi dalam sarana tersebut, pastilah ada jalan menuju ke sana… finansial bukanlah satu tembok besar yang menghalangi niat itu … finansial hanya kerikil kecil yang dapat dipindahkan…

udah lama ga nulis… bingung mau nulis apa…

Bener kata orang, alah bisa karena biasa. Begitu juga dengan menulis atau apapun pekerjaan yang ditekuni, kalau setiap saat dilatih dan selalu memperbaiki kesalahan sendiri maupun belajar dari kesalahan orang lain semestinya akan menjadi expert…

[lagi menasehati diri sendiri]