You are currently browsing the monthly archive for Maret 2007.
dari BBC.com
Cover buku Harry Potter ke-7 Harry Potter and the Deathly Hallows udah di publikasikan. Gambar yang di kanan yang ada Hermione, Harry, dan Ron adalah versi anak. Sementara yang sebelah kiri yang ada liontin dengan desain batu berbentuk “S” adalah versi dewasanya.
Pada buku terakhir Harry Potter ini kata JK Rowling akan ada dua karakter yang meninggal. Nah lho…. apakah Harry termasuk karakter yang “mati” ?…
Bukunya akan release tanggal 21 Juli 2007 di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia (tapi yang di Indonesia baru versi Inggrisnya…belum versi Indonesianya). Kata Gramedia sih kalo kita pesen duluan dengan DP Rp 100.000 bakalan dapet diskon 20%….
Penasaran…euy…katanya liontin yang ada pendulumnya itu adalah Hocrux terakhir…mungkin inisial “S” di liontin itu adalah “S” dari Slytherin ya?..
Semakin parah aja obat-obatan yang beredar di Indonesia…
bisa-bisanya ada sianida di dalam obat atau jamu???
2 Orang Tewas karena Sianida
Yogyakarta, Kompas – Ana Suryaningsih (30) dan Setyo Aji B (18), warga Dusun Imorejo, Wonokerto, Turi, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (28/3) dini hari, meninggal dan diduga karena keracunan sianida yang terkandung dalam obat berbentuk serbuk.
Tiga polisi yang melakukan identifikasi di lokasi kejadian pada Rabu pagi juga mengalami gejala yang sama dan langsung menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman. Ketiga polisi itu diperkirakan sempat menghirup barang bukti dari jarak yang cukup dekat.
Pihak Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta bersama Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan pihak Kepolisian Resor (Polres) Sleman, yang melakukan pengujian terhadap serbuk yang diminum korban, positif menemukan sianida.
“Zat itu berbahaya dan ma- suk kategori racun. Ia memiliki sifat mudah menguap. Dihirup dalam jarak 50 cm sudah bisa membuat orang pingsan. Sianida tidak boleh ada dalam makanan meski dalam kadar sangat sedikit,” ujar Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM Zulaimah.
BBPOM belum bisa memastikan obat apa yang diminum korban. Apakah obat pelangsing tubuh seperti diisukan banyak orang atau obat sakit perut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman Ajun Komisaris Pitoyo Agung Y juga baru bisa memastikan bahwa kedua korban meninggal karena keracunan. Namun, polisi belum menemukan bukti lain yang mengarah pada tindak kriminal.
Tiga polisi yang saat ini dirawat di RSUD Sleman adalah Bripda Wahyu Susilo (25), Briptu Danang H Wibowo (26), dan Bripda Yulius Bambang R (31).
Mendadak
Menurut Hadi Prayitno, ayah Ana, peristiwa itu terjadi begitu mendadak. Pada Selasa malam sekitar pukul 23.30 dirinya mendengar suara gelas terjatuh dan pecah yang berasal dari dalam kamar anaknya.
Ia mendapati Ana dalam kondisi terhuyung-huyung dengan tubuh kejang. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sebelum dilarikan ke RS Panti Nugroho Pakem. Sementara Aji meninggal satu sampai dua jam kemudian, setelah dirinya mencoba mencium dan mencicipi sisa obat yang ditemukan di dalam kamar kakak iparnya itu.
Sumatera barat gempa, penumpang liar atap KA ngelemparin batu di stasiun palmerah, gajah ngamuk, lusi semakin hari semakin bikin masalah di sidoarjo…dan ada lagi kasus ibu membunuh anaknya sendiri karena ekonomi…
Indonesia, dengan segala musibah yang terus menerus ada. Serta Masyarakat yang kian hari merasa tersingkirkan, merasa tidak diperlakukan adil, merasa pemerintah tidak amanah, merasa haknya harus dipenuhi…
Pemerintah yang kian hari bertambah daftar pekerjaannya, yang terlihat seperti bingung harus memprioritaskan… dan terkadang terlihat seperti terjebak oleh masalah keuangan, ekonomi, dan kesejahteraan…yang akhirnya terlalu lama untuk membuat satu keputusan… tiba-tiba saja waktu lima tahun terasa seperti lima hari…
Keyakinan sepertinya merupakan satu-satunya jawaban atas segala masalah yang bertumpuk di bumi ini… entah itu yang menamakan dirinya pemerintah, rakyat kecil, rakyat besar, penguasa, dan status lainnya…
Hari ini aku belajar bahwa kenyataan hari ini kita masih hidup, bahkan mungkin masih bisa dengan nyaman makan dan minum, adalah bukti bahwa Yang Maha Kuasa menjadikan pribadi ini bintang dan cahaya dalam hidup…
Yang Maha Kuasa tahu, bahwa diri ini bisa mengubah dunia menjadi lebih baik, bisa membahagiakan sesama, bisa melestarikan lingkungan, dan bisa menjadi pribadi yang levelnya terus meningkat berkat masalah atau problem yang selama ini mungkin selalu dianggap sebagai halangan…
Hari ini aku bersyukur… ada satu hari yang baru lagi… satu hari baru untuk menjalani hidup yang selalu baru…
Seperti baru, karena mendapat satu level keyakinan yang menjadi inspirasi untuk menjalani hidup ini dengan positif dan dengan satu pemahaman baru yang lebih baik…


Komentar Terakhir