
Diagram struktur molekul sistem antigen ABO(H) (sumber:wikipedia)
Ini kejadian nyata pada sepupu Alfis. Kakakku golongan darahnya A, sementara istrinya punya golongan darah O. Setelah anak mereka lahir, golongan darahnya AB. Sudah tiga kali cek golongan darah, hasilnya tetap sama. Nah lhoo…
Jangan suuzon dulu ya saudara-saudara. Jika ditilik dari sistem ABO biasa, seharusnya probabilitas atau kemungkinan anaknya memiliki golongan darah A atau O.
AA + OO = AO, AO
AO + OO = AO, OO
Tapi ternyata, anak kakakku golongan darahnya AB. Zahran namanya. Zahran lahir prematur, baru sekitar 8 bulan umur kandungan 38 minggu. Air ketuban ibunya pecah duluan. Sehingga Zahran lahir ke dunia dengan bantuan medis alias bedah caesar.
Karena golongan darahnya AB, akhirnya Zahran tes golongan darah sampai tiga kali. Saat itu Zahran sendiri sedang dirawat karena ada radang di paru-parunya dan kadar Hb-nya lebih rendah dari rata-rata.
Tentu saja, bundalf penasaran. Dan bunda percaya ga mungkinlah ada faktor “negatif”. Akhirnya bunda cari-cari jawabannya di wikipedia. Situs ini bener-bener berguna untuk bunda yang suka penasaran. Hehehe.
Dan terjawablah pertanyaan itu. Bunda menemukan ada yang namanya golongan darah langka. Ada beberapa golongan darah langka. Salah satunya adalah tipe golongan darah Bombay. Seperti nama kota ya? Ini karena tipe golongan darah ini pertama kali ditemukan di Bombay (Mumbai), India tahun 1952.
Golongan darah Bombay ini kalau dites menggunakan sistem ABO biasa, munculnya golongan darah O. Golongan darah bombay tidak mengekspresikan antigen H. Gen si golongan darah Bombay ini adalah hh. Karena mereka tidak mengekspresikan antigen H, maka mereka juga tidak menghasilkan antigen A dan antigen B. Karena si antigen H ini bertindak sebagai pemimpin sekaligus bahan baku untuk menghasilkan antigen A dan Antigen B.
Mereka yang memiliki tipe Bombay ini dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan sistem golongan darah ABO biasa. Tapi mereka tidak dapat menerima darah dari golongan sistem ABO. Maka tipe Bombay ini baiknya mendonorkan darahnya, agar berguna bagi dirinya kelak dan orang-orang yang golongan darahnya sama.
Bagaimana hubungannya tipe Bombay ini dengan si Zahran? Asumsi bunda, ibunya Zahran adalah tipe Bombay. Sehingga memungkinkan Zahran punya golongan darah AB.
Begini analisis ala bundalf (yaikksss!)
AO HH + BO hh = AO Hh, AB Hh, OO Hh, BO Hh

Lingkaran hijau: Bombay Fenotip, Kotak biru: Sistem ABO biasa, Kotak merah: keturunan ketiga
Asumsi:
1. AO HH : gen bapaknya Zahran.
2. BO hh : gen ibunya Zahran. BO karena almarhum neneknya Zahran golongan darahnya B. Karena itu bunda berasumsi ibunya si Zahran punya alel gen B, tapi tidak terekpresi karena antigen H -nya resesif. Maka dari itu kalo dites golongan darahnya O
Analisis tersebut memungkinkan anaknya nanti bisa memiliki golongan darah A, B, AB, dan O. Dan jika bapaknya zahran punya gen h heterozigot (Hh), anaknya nanti kemungkinan ada juga yang golongan darahnya tipe Bombay.
Hmm kira-kira penjelasannya ribet ga ya?? Sebetulnya tulisan ini sebagai dokumentasi dan sebagai pembunuh rasa penasaran bundalf terhadap kasus si Zahran. Dan semoga saja bisa menjadi penjelasan bagi beberapa orang tua yang mungkin mengalami hal yang sama.
Intinya, ada saja yang menyimpang dari hukum alam yang teratur. Semua itu adalah kehendak Allah SWT. Tentu saja untuk dipelajari dan disikapi dengan bijak.